SELAMAT DATANG DI BLOG BOCAH SEGOG WETAN

26/07/2015

MALAM TAKBIRAN IDUL FITRI 1436 H DESA KEDUNGSEGOG

BOSTAN - kegiatan malam takbiran atau malam Idul Fitri 1436 H diisi dengan arak-arakan takbir keliling yang diiukuti oleh seluruh kelompok Jama'ah Masjid atau Mushola yang ada di Ds, Kedungsegog, Kec. Tulis, Batang. 

Bostan sendiri tampil mengiringi Jama'ah Al - Mubarok yang kali ini membawa Miniatur Masjid, Parcel Raksasa, Drum Band dan lain-lain









11/03/2015

KOCAKNYA JAWABAN SOAL UJIAN ANAK SEKOLAH



Bagi anak sekolah, ujian merupakan hal yang wajib dilewati. Dengan ujian, guru akan mengetahui sejauh mana kemampuan para murid dalam menangkap pelajaran. Tak ayal, siswa dan siswi sekolah pun berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai yang bagus.

Kendatipun demikian, ada kalanya ujian dapat membuat seorang siswa pusing setengah mati. Sehingga secara tak sadar, mereka kerap kali memberikan jawaban yang sangat kocak. Lihat saja pada foto-foto berikut.



Dalam salah satu foto yang beredar, tampak lembar jawaban dari seorang siswa sekolah. Dalam lembar jawaban itu, siswa tersebut menulis kalimat panjang untuk gurunya. "Bu, Maafkan saya. Saya hanya bisa mengerjakan 5 soal saja dari 25 soal. Selebihnya akan saya usahakan untuk bertanya jawabannya. Kebetulan teman di samping saya pintar Matematika. Kalaupun di samping saya ada gitar, saya akan lebih memilih bermain gitar daripada mengerjakan Matematika," tulisnya.



Pada foto lainnya, terlihat sebuah gambar polisi dengan beberapa pertanyaan di sampingnya. Lucunya, siswa ini menjawab tugas-tugas polisi dengan 3 jawaban yang menarik. Ia menulis bahwa tugas-tugas polisi diantaranya adalah minta uang, menjaga jalan dan baris-baris.

Yang satu ini benar-benar tak kalah lucu dengan yang lainnya. Pada lembar soal terdapat pertanyaan mengenai hak-hak anggota DPR. Namun, siswa tersebut menjawabnya dengan kalimat yang sukses membuat setiap tertawa kencang, "Anang Hermansyah aja nggak tahu! Apalagi gue".

FAKTA AJAIB TENTANG TAHUN 1990an

Faktanya tahun 90-an itu adalah tahun yang sangat ajaib, kenapa? Ini dia…


1. Tetep Bisa Kumpul Bareng Temen Lo, Padahal Gak Ada Gadget Buat Janjian

“nyet, ntar sore jadi nongkrong gak? kalo jadi jam 4 an yaaak”

Di tahun 90-an, pas pulang sekolah, kepengen nongkrong, kok kita bisa kumpul-kumpul aja yaah padahal gak punya gadget. Mau sore atau agak maleman juga bisa aja. Ini tuh kayak kita punya koneksi pikiran yang mengatakan kita tuh sejalan.




2. Mau Ngegebet? Harus Kesini!

"hai, boleh minta nomer telepon gak? Ntar malem biar ku telepon”

Jangan ngaku lo pecinta sejati di tahun 90-an kalo lo gak pernah ke sini. Ya jelas kalo mau pdkt, nge-gebet, atau pacaran dari house to house, lo mau gak mau gunai wartel. Kenapa? soalnya kalo di rumah lo bisa dimarahin sama nyokap lu soalnya biaya telepon yang membengkak. Dulu sih kalo lokal tarifnya 300 perak, yah lo harus rela-relain ngantri atau kalo lagi pas nelepon, lo siap-siap di gedor sama yang ngantri lainnya.



3. Banyak Mainan Murah, Bahkan Gratis

“eh beli BP-an, ntar kita maen di rumahku”

Mau maen tapi gak punya banyak duit? tenang di tahun 90-an lo bisa nemuin banyak mainan seru dengan harga murah. Mulai dari BP (Bongkar Pasang) yang berbentuk kertas, trus punya baju dan celana serta berbagai aksesoris yang bisa lo beli dengan harga super murah, sampe mainan gratisan yang bisa lo dapet dari ciki-cikian, kayak Tazos. Ajaibnya, lo bisa bangga dengan mempunyai mainan-mainan ini, kalo ditunjukin ke temen-temen lo. Mau maen game ala game smartphone? lo bisa sewa ke abang-abang yang nawarin penyewaan gimbot yang dikasih tali. Jadi kalo waktu sewa lo abis, gimbot lo bakal ditarik-tarik deh sama abangnya.



4. Gadget Itu Ribet

“tidit tidit pagerku berbunyi...tidit tidit begitu bunyinya”

Di tahun 90-an, kalo lo mau terlihat borjuis dan keren, lo harus punya gadget yang satu ini. Namanya pager. Dengan ini, lo bisa menghubungi orang dengan ngasi pesan ke operator, yang nantinya akan disampein ke orang yang akan lo hubungin, dengan catatan orang itu tuh juga punya pager. Nah buat ngebales pesannya, lo harus pake telepon lagi, bukan dengan cara sms-an, tapi telepon-teleponan. Kebayang gak ribetnya?




5. Maen Bola Bisa Di Mana Aja

“ukur tuh gawangnya, pake sendal, awas yaa kalo curang!”

Dulu tuh, kalo mau olahraga kayak maen bola, lo bisa maen di mana aja. Mau di pinggir jalan kek, pinggir sungai, lapangan voli atau basket. Yup modalnya cukup bola plastik. Kalo gawangnya sih tinggal pake sendal trus diukur deh seberapa gedenya pake kaki. Gak kayak sekarang, kayaknya gak keren kalo gak maen di lapangan futsal. Pake sepatu bola, kaos kaki, trus bayar sewanya lagi.





6. Sakit Kadang Gak Peduli

“yeeeah ujan-ujanan yok”

Dulu tuh entah kenapa banyak anak-anak yang suka maen hujan. Gak kayak sekarang. Mereka juga gak peduli kalo nantinya mereka jadi sakit gara-gara ujan. Mulai dari demam atau ingusan gara-gara pilek. Soalnya ujan-ujanan tuh jadi mainan seru nan murah bareng temen-temen lo. Tapi banyak juga tuh yang gak sakit gara-gara ujan. Mungkin bisa dijadiin simbol bahwa kita mensyukuri pemberian Yang Maha Kuasa.






7. Kita Tahu Mainan Tradisional

“horeeee si otong jagaa”

Yup, anak-anak 90-an suka maen petak umpet, bekel, atau maen karet. Artinya mereka tuh tahu permainan tradisional yang kini udah jarang banget kita temuin, apalagi di kota besar. Anak-anak bisa ketawa bareng, lari-larian bareng, bahkan nyanyi bareng. Mereka gak perlu online buat maen bareng rame-rame buat ngerasain itu semua.










29/01/2015

GAMBARAN UMUM DESA KEDUNGSEGOG KECAMATAN TULIS KABUPATEN BATANG




BOSTAN - Kedungsegog merupakan sebuah Desa yang secara administratif berada di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Ds. Kedungsegog terbentuk pada tanggal 18 November 1949 dengan Dasar Hukum Pembentukan UU. No 5 Tahun 1979. Luas wilayah Desa Kedungsegog 371.788 Ha yang terdiri dari 3 Dusun. Jumlah Penduduk Desa Kedungsegog sebanyak 2.267 Jiwa  yang terdiri dari 1151 jiwa  penduduk laki-laki dan 1116 jiwa penduduk perempuan dengan 518 KK. Sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani serta sebagian lagi bekerja sebagai nelayan. Ds. Kedungsegog merupakan daerah dataran rendah dengan Lahan Pertanian seluas 114 Ha. berbagai jenis tanaman pangan terutama padi dihasilkan dari lahan pertanian ini.


                  Potensi Desa
Sawah/pertanian                            : 164 ha / m2
Tegalan/lahan kering                       : 212 ha / m2
Jalan Desa                                     : 6.250 m
Jembatan                                       : 2  Bh
Pasar Desa                                     : 1  Bh
Kelompok UEP/ SPP                    : 2  Bh
Toko/Warung                                 : 27  Bh
Puskesmas                                     : -  Bh
Polindes                                         : 1  Bh
Posyandu                                       : 2 Bh
Sekolah (SD-SMA)                       : 2 ( SD ) Bh
TK/PAUD                                     : 2 ( TK ) Bh
Madrasah                                       : 2 ( Madin) Bh
Masjid/Musholla                             : 8  Bh



Kepala Desa Kedungsegog
Periode 2013-2019

 Asikin

 

PETA WILAYAH
DESA KEDUNGSEGOG



 

 BATAS - BATAS WILAYAH :

Sebelah Utara : berbatasan langsung dengan Laut Jawa
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Jrakah Payung
Sebelah Barat : Berbatasan dengan Desa Kenconorejo
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Sengon.

 

KANTOR DESA KEDUNGSEGOG


 kantor_desa
 kantor_desa

15/01/2015

DESAIN JAKET BOSTAN 2015



 DESAIN JAKET BOSTAN 2015 - Mengawali Tahun 2015 Bostan berencana akan membuat  seragam Jaket yang nantinya dapat dijadikan identitas dalam acara bersama seperti Wisata dan Touring yang juga diagendakan pada tahun 2015 ini.

melalui rapat dan diskusi bersama yang dilakukan selama berminggu-minggu akhirnya disepakati desain jaket bostan sesuai dengan gambar diatas.

26/12/2014

BOSTAN 18th ANNIVERSARY 26 Desember 2014





BOSTAN 18th ANNIVERSARY atau ulang tahun berdirinya Bostan yang ke 18 tahun jatuh hari jum'at tanggal 26 Desember 2014.

Acara Ultah Bostan tahun ini dirayakan sebagai wujud syukur kita sampai saat ini Bostan masih bisa eksis. sebagai komunitas pemuda, Bostan diharapkan dapat menjadi percontohan yang baik untuk komunitas/kelompok pemuda yang lain khususnya yang ada di Ds. Kedungsegog, Kec. Tulis, Kab. Batang.
melalui kegiatan kepemudaan positif yang mampu mendorong generasi muda menjadi generasi yang kreatif dan selalu mengedepankan kekompakkan. 

Perayaan Syukuran Ultah bostan yang ke-18 bertempat di BaseCamp Bostan di Ds. Kedungsegog RT.05 Rw. 03 Ds. Kedungsegog dengan rangkaian acara meliputi : Lomba-lomba, Hiburan dan Pemotongan tumpeng dan Do'a Bersama, makan-makan dan diakhiri dengan Nonton Bersama .

 DOKUMENTASI 

Persiapan Acara
 

Acara Puncak









10/12/2014

GANTUNG DIRI KARENA DEPRESI

Polsek tulis selidiki penemuan mayat yang diduga bunuhdiri di Desa Kedungsegog Tulis



​Pada hari Rabu, tanggal 10 Desember 2014 jam 13.00. Wib di Ds. Kedungsegog, Tulis, Batang, telah terjadi orang meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara gantung diri dengan menggunakan seutas selendang yang diikatkan di kusen pintu kamar rumah korban dan diikatkan di leher korban dari hasil pemeriksaan tim medis ditemukan luka bekas jeratan pada leher korban dan dari dubur korban mengeluarkan tinja.

*Sebab-Sebab korban bunuh diri karena diduga Korban mengalami depresi akibat menderita sakit tumor menahun di bagaian dubur selama 2,5 tahun dan sudah 2 kali dioperasi namun tidak kunung sembuh.

*Identitas korban :

CASTRI Binti DARPIN, 42 th, perempuan, Ibu rumah tangga, islam, alamat Ds. Kedungsegog, RT 6/III, Kec. Tulis, Kab. Batang. *Saksi :
a. TARMUTI Binti CASLANI, 40 th, Islam, ibu rumah tangga, alamat Ds. Kedungsegog rt 5/III, Tulis, Batang.
b. SARWITI Binti SALAS, 50 th, islam, ibu rumah tangga, alamat, Ds. Kedungsegog rt 6/III, tulisn Batang.
*Kesimpulan :
Dari hasil pemeriksaan tim medis /dokter terhadap korban, disimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan/penganiayaan