Untuk melihat Video Dokumentasi Bostan Tour to Linggo Asri silahkan Klik Play pada Link Di bawah ini
28/02/2013
Bostan Tour To Linggo Asri Kajen
Bermula dari pembuatan Kaos Bostan muncul ide untuk Melaunching bostan dengan Acara Tour ke Wisata Alam Linggo Asri (LA) Kajen. LA dipilih selain karena tempatnya yang tidak terlalu jauh juga karena jalur lokasi wisata yang asyik untuk acara Touring dengan udara yang yang sejuk serta akses jalan yang mulus dan lancar.
Sebelum berangkat tidak lupa untuk mempersiapkan barang yang harus dibawa diantaranya, berbagai buah-buahan sambal dan alat-alat untuk acara Lotekan bersama di lokasi. setelah menunggu anggota hingga lengkap akhirnya sekitar pukul 08.00 WIB Bostan berangkat dari basecamp menuju Lokasi Wisata. butuh waktu tempuh sekitar 2 jam untuk menaklukan jalanan hingga sampai di gerbang wisata Linggo Asri sekitar Pukul 10.00 WIB. Sampai di lokasi langsung disambut Oleh beberapa ekor monyet, burung dan beberapa binatang yang sudah menetap di Kebun binatang di Kawasan Linggo Asri tersebut.
video dokumentasi klik disini
untuk rangkaian acara di lokasi lebih lengkap biar gambar yang bercerita :
TENTANG BOSTAN
BOSTAN atau Bocah Segog Wetan merupakan komunitas yang dibentuk oleh sekelompok anak muda Ds. Kedungsegog bagian Timur atau Segog wetan. Bostan dibentuk pada tahun 2012 dan setiap tanggal 26 Desember dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Launchingnya Bostan
visi :
Nothing Impossible (tidak ada yang tidak mungkin)
misi :
Menciptakan pemuda yang berpikir kreatif.
Meningkatkan persatuan dan kebersamaan Solidaritas antar anggota bostan
Agenda Kegiatan Bostan tahun 2012 - 2015:
1. Pembuatan kaos bostan
2. Launching dan Tour To Linggo Asri Kajen Kab. Pekalongan 26 Desember 2012
3. Pembuatan Hem Bostan : paling lambat tgl 21 April 2013
4. Wisata ke Gunung Bromo : September 2013
5. Arisan Mingguan (Tiap Malam Jum'at)
6. Touring Bostan ke Kembanglangit- Dieng- Pekalongan- Alun-alun Batang
7. BOSTAN Tour ke Wahana Bahari Lamongan (WBL)
8. Nyate Bersama Bostan pas Idul Adha 15 Oktober 2013
9. Pendirian Markas Bostan
10. BOSTAN 17th Anniversari 26 Desember 2013
11. Pembuatan Kaos Futsal Bostan
12.BUKBER Keluarga Bostan
13.Touring Bostan ke Curug Sewu Sukorejo
14. Bostan 18th Anniversary 26 Desember 2014
15. Pembuatan Jaket Bostan 2015
Goup Facebook : BOST@NITY
Daftar Anggota Bostan :
1. Annas
2. Khanif
3. Handoko
4. Djoy
5. Alif
6. John
7. Jhana
8. Nita
9. Casmen
10.Fuden
11. Reptor
12. Supri
13. D,sani
14. Pandos
15. Kurawan
16. Musbi'in
17. DLL
26/02/2013
29/01/2013
PELETAKKAN BATU PEMBANGUNAN MASJID DESA KEDUNGSEGOG OLEH WAKIL BUPATI BATANG
Banyak tempat orang untuk berkumpul dalam menjalin silaturahmi, namun
tempat yang paling cocok untuk menjalin silaturahmi dan beribadah adalah
di musholla atau masjid, di mana setelah sholat kita dapat
bersilaturahmi dengan warga/orang di sekitar kita untuk saling bertukar
pikianr ataupun yang lain. “Maka peliharalah tempat ibadah dengan
sebaik-baiknya dan dapat menjaga ketertiban dan kebersihan sekitar.
Jangan lupa jaga kerukunan sesame sehingga dapat tercipta lingkungan
yang aman, kondusif dan tenteram,” pesan Wakil Bupati Batang H. Soetadi,
SH, MM saat acara peletakan batu pertama pembangunan masjid Al Muttaqin
Desa Kedungsegog Kecamatan Tulis, Rabu (2/1/2013).
H. Soetadi yakin,
dengan kebersamaan dan gotong royong serta swadaya warga Desa
Kedungsegog, pembangunan masjid tersebut akan terlaksana sesuai dengan
rencana. Tidak ada dalam sejarah orang membangun mushola atau masjid
berhenti dan tidak jadi. “Untuk itu jaga kebersamaan yang sudah terjalin
dan saling menghormati,” tandas H. Soetadi.
Kepala Desa
Kedungsegog, Rusbad menuturkan, pembangunan masjid ini sebetulnya bukan
membuat baru, akan tetapi pengembangan bangunan yang sudah ada, di mana
bangunan masjid yang lama sudah tidak muat menampung jamaah saat sholat
Jum’at. Luas bangunan direncanakan 260m², dengan dana yang dibutuhkan
diperkirakan sebesar satu milyar rupiah. Saat ini sebagian dana telah
terkumpul, yang berasal dari swadaya warga. Untuk menambah
kekurangannya, pihaknya akan mencari donatur kaum muslimin di luar Desa
Kedungsegog.
Rusbad menambahkan, masjid ini akan
dijadikannya kenangan-kenangan bagi warga, sebelum dirinya mengakhiri
masa jabatan selaku kepala desa pada bulan Oktober 2013 nanti, setelah
kurang lebih 15 tahun menjabat.
Mengawali pembangunan Masjid Al Muttaqin tersebut, secara simbolis Wakil
Bupati H. Soetadi meletakkan batu pertama pembangunannya. Wabup H.
Soetadi juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid tersebut, yang
diterima Kades Rusbad.(dion-humas)
PENAMBANGAN GALIAN C DI ATAS BENDUNGAN DESA KEDUNGSEGOG
maraknya pengerukan batu dan pasir di
aliran sungai desa kedung segog dengan alat alat berat membuat resah para petani
desa kedungsegog. bagaimana tidak, eksploitasi batu yang dilakukan dengan alat
berat ini dilakukan di aliran sungai di atas bendungan irigasi yang merupakan
satu-satunya sumber pengairan lahan pertanian seluruh petani desa kedungsegog
hingga sampai desa ponowareng.
jika hal ini tetap dibiarkan bukan
tidak mungkin akan terjadi penurunan dasar Sungai desa kedungsegog. Penurunan
dasar sungai ini, tentunya berpengaruh pada keberadaan bangunan, baik kawasan
pemukiman maupun fasilitas umum seperti bendungan irigasi. Bangunan-bangunan
tersebut pondasinya menjadi menggantung akibat penurunan dasar sungai. Beberapa
diantaranya bahkan dalam kondisi kritis dan rawan ambruk terutama jika memasuki
musim penghujan dan terjadi banjir. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan
mengingat fungsi bendungan ini sangat vital, yaitu menyuplai pengairan untuk
wilayah pertanian di desa kedungsegog maupun ponowareng.
dampak dampak lain yang ditimbulkan dengan adanya kegiatan ekploitasi ini diantaranya :
a.
Meningkatnya polusi udara
Terjadinya
peningkatan debu yang menyebabkan kualitas udara disekitar kawasan penambangan
menurun, sebagai akibat dari kendaraan truk yang mengangkut pasir serta tiupan
angin jika di lokasi tambang tersebut tidak ada vegetasi yang cukup. Kara
vegetasi yang berada di sekitar penambangan telah mati baik itu yang di tebang
ataupun mati karena polusi yang ditimbulkan oleh kendaraan berat yang digunakan
di penambangan pasir
b.
Peningkatan kebisingan
Peningkatan
kebisingan diakibatkan oleh aktivitas kendaraan truk, padahal sebelum adanya
penambangan pasir suasana dilokasi tersebut jauh dari kebisingan, dan
masyarakat masih dapat menghirup udara segar karena arus lalau lintas yang
tidak begitu ramai. Sama halnya dengan hewan - hewan yang sebelumnya berada di
sekitar tempat penambanagn, hewan tersebut mati karena kehabisan bahan makan
yang. Sebagian hewan ada yang melarikan diri mencari tempat baru untuk mencari
makanan demi mempertahankan keturunan dan juga kelangsungan hidupnya
c.
Penurunan kualitas air
Terjadinya
penurunan kualitas air akibat dari pencucian pasir-pasir maupun karena akibat
dari lahan yang telah menjadi terbuka karena tidak ada vegetasi penutup,
sehingga air dapat mengalir dengan bebas ke badan-badan air. Debit air tanah
juga akan menurun karena vegetasi/pepohonan yang dapat menampung air telah ikut
di tebang dalam system penamabangan pasir.
d.
Rusaknya Jalan
Para
penambang yang telah mendapatkan pasir biasanya meggunakan alat atau mesin
mesin berat seperti mobil pengangkut. Mobil yang mengangkut pasir tersebut
tentu menggunakan alternatif jalan raya yang tentunya akan membuat jalan raya
semakin rusak di karenakan berat beban pada kendaraan angkut tersebut melebihi
kapasitas yang di tentukan. Selain itu juga pengankutan bobot beban yang
berlebihan dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas terutama di jalur utama.
Kendaraan yang melintas di jalur utama biasa menggunakan kecepatan diatas 60
km/jam untuk menempuh waktu yang di targetkan. Itulah kenapa di jalan utama
kendaraan tidak di izinkan untuk membawa beban yang melebihi kapasitas seperti
truk pembawa pasir. Selain itu juga kendaraan yang membawa beban berat bisa
menimbulkan kemacetan yang cukup parah.
KEDUNGBOTO DS. KEDUNGSEGOG SAKSI SEJARAH YANG BELUM TERUNGKAP
BOSTAN - Kedungboto terletak di Ds. Kedungsegog, Kec. Tulis, Kab. Batang. dinamakan Kedungboto karena disana terdapat bebatuan unik yang berbentuk kotak dan tersusun rapi sehingga menempel erat satu sama lain. jika dilihat dari teksturnya yang sangat keras serta warnanya yang hitam legam diperkirakan bebatuan ini terbentuk pada zaman batu megalitikum.
Berikut penampakannya :
Kedungboto Kedungsegog Tulis Batang Potensi wisata unik Kab Batang penuh dengan sejarah yang sampai sekarang belum terpecahkan
Sungai berbatuan yang biasa digunakan untuk mancing di area Kedungboto
Kedungsegog Tulis Batang pemandangannya sangat bagus dan masih alami
Anak Batang Berkembang berfoto di bebatuan di kawasan Kedungboto Kedungsegog Tulis Batang
diperkirakan batuan ini terbentuk di zaman megalitikum manusia purba
Sungai yang sangat jernih di Kedungboto Kedungsegog Tulis Batang
Semoga Kedungboto Kedungsegog Tulis Batang menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi dan Kab Batang semakin terkenal dengan wisatanya yang bersejarah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Home










